CLIXSENSE

Sunday, October 25, 2009

HAKEKAT WAKTU/MASA




HAKEKAT WAKTU

ENGLISH
 

Firman Allah :
“ Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang- orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran.”(QS Al Ashr)
Di surah yang hanya 3 ayat ini Allah bersumpah dengan masa atau waktu. Waktu terdiri dari masa dahulu,masa sekarang dan masa yang akan datang. Perjalanan waktu yang ditentukan oleh detik,menit,jam,hari, minggu,bulan,tahun dan abad adalah merupakan lintasan peristiwa yang akhirnya hanya meninggalkan cerita dan terasa seperti mimpi bagi setiap manusia yang mengalaminya. Hari-hari yang dilewati pun terasa begitu cepat berlalu dan menjadilah pengalaman sebagai pelajaran. Namun jika waktu itu tidak banyak di isi dengan amal ibadah yang disyariatkan dan memahami ilmu pengetahuan, maka sia-sialah setiap perbuatan yang dilakukan hingga waktu pun habis percuma dan usia sudah di ambang kematian. Akibat dari pengabaian waktu, maka timbullah penyakit psikologis seperti kemarahan yang berlebihan,penyesalan,putus asa,takut dan kecemasan.

     Waktu merupakan salah satu makhluk ciptaan Allah yang paling berkuasa melebihi Malaikat Pencabut Nyawa, karena jika tiba waktunya maka malaikat pencabut nyawa pun akan mencabut nyawanya sendiri,maka tinggallah Allah SWT penguasa langit dan bumi. Sang waktu  tidak berwujud yang terasa bagaikan angin akan memusnahkan segalanya secara perlahan.Sebagaimana di ketahui bahwasanya ada 4 unsur di alam semesta yaitu air,tanah,udara dan api. Para saintis saat ini telah menambahkan Waktu sebagai unsur yang kelima. Begitu pula dengan dimensi, yang dahulu hanya terdiri dari 3 dimensi yaitu tinggi,lebar dan panjang, maka saat ini Waktu menjadi dimensi yang keempat. 


Firman Allah :
“ Jangan (berbuat demikian). Apabila bumi di guncangkan berturut-turut, dan datanglah Tuhanmu sedang malaikat berbaris-baris, dan pada hari itu diperlihatkan neraka jahanam,dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak berguna lagi mengingat itu baginya. Dia mengatakan:” Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan (amal ibadah) untuk hidupku ini.” Maka pada hari itu tiada seorang pun yang menyiksa seperti siksaan Nya, dan tiada seorang pun yang mengikat seperti ikatan Nya.” (QS Al Fajr:21-26)


Penjelasan tentang waktu ini terdapat dalam teori Relativitas dan Kuantum yang merupakan cabang dari ilmu Fisika. Sebagaimana diketahui,bahwasanya waktu dalam pergerakannya adalah relative dan berubah-ubah jika dilihat dari permukaan bumi,karena dengan adanya malam dan siang maka kehidupan dunia akan terus berubah menuju kepunahan akibat dari perjalanan waktu itu.

Tapi jika kita berada di luar angkasa maka pergerakan waktu akan berubah, seperti contoh berikut ini. Dua orang kembar yang salah satunya mengembara di luar angkasa selama setahun menurut perhitungannya,sedang- kan saudaranya menunggu di bumi selama sepuluh tahun menurut perhitungan di bumi. Ketika roket kembali, usia dari pengembara angkasa ini hanya bertambah satu tahun sedangkan saudaranya menjadi sepuluh tahun. Maka secara fisik saudaranya yang di bumi akan terlihat menjadi tua. Dari contoh diatas, maka bisa dibayang- kan kedudukan Allah yang Arsy Nya berada di langit ketujuh tidaklah terpengaruh oleh ruang dan waktu.
 

Dalam perjalanannya, waktu terus berjalan kedepan dan merubah semua yang berbentuk materi menuju kepunahan menjadi molekul-molekul atom yang tidak kasat mata dan tidak bermassa (berberat) secara bertahap. Namun ada hal yang tidak terpengaruh oleh ruang dan waktu yaitu jiwa,akal dan pikiran. 

Berikut adalah kata-kata hikmah tentang waktu :
- Apa yang terjadi hari ini akan menjadi masa lalu di hari esok,lusa,minggu depan, bulan depan,tahun depan dan seterusnya.
- Waktu seperti air yang mengalir yang tidak akan bisa diulangi.
- Kesenangan dan hiburan-hiburan yang terjadi pada saat ini hanyalah sesaat, karena hal itu akan di telan waktu.
- Waktu telah menelan semua kesenangan yang berdasarkan nafsu dan materi.

Kepalsuan-kepalsuan yang terdapat di dalam waktu sangat membuat kita terpedaya oleh kesenangan- kesenangan sesaat,hingga membuat kita terlupa akan adanya masa yang akan datang seperti alam kubur,kiamat, padang masyhar,perhitungan,sorga dan neraka.


Firman Allah :

“ (yaitu) di hari (yang di waktu itu) ditiup sangkakala dan Kami akan mengumpulkan pada hari itu orang-orang yang berdosa dengan muka yang biru muram; mereka berbisik-bisik di antara mereka: “Kamu tidak berdiam (di dunia) melainkan hanyalah sepuluh (hari)” Kami lebih mengetahui apa yang mereka katakan, ketika berkata orang yang paling lurus jalannya di antara mereka: “Kamu tidak berdiam (di dunia), melainkan hanyalah sehari saja”. (QS : Thaahaa 102-104)




“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi, kemudian (urusan) itu naik kepada-Nya dalam satu hari yang kadarnya adalah seribu tahun menurut perhitunganmu” (QS : As Sajdah  5)



 Dimana tiap-tiap peristiwa itu pun,waktu masih berlaku dan mengatur keadaan kita di dalam penantian, kecuali setelah kita lepas dari proses pengadilan dan hukuman Allah, barulah kita terbebas dari waktu meskipun kita membawa iman seberat biji atom.

Dari Anas ra dalam riwayat Al Bukhari. Bersabda Nabi Saw : Akan keluar dari neraka siapa yang berkata (meyakini bahwa) : Tidak ada Tuhan selain Allah dan terdapat didalam jiwanya sedikit kebajikan walau seberat biji gandum,sesudahnya akan keluar dari neraka siapa yang berkata : Tidak ada Tuhan selain Allah dan terdapat di dalam hatinya kebajikan walau seberat biji atom.
Begitulah kekuasaan waktu terhadap dunia ini yang mengatur seluruh proses kehidupan seluruh makhluk di alam semesta kecuali Allah sendiri yang tidak beruang dan berwaktu.

No comments: